Sabtu, 20 Juni 2015

Si gadis berkacamata...


Sekedar basa-basi untuk mengawali tulisan ini, saya mencoba menghadirkan sosok figur yang masih dijadikan kajian tentang  kefilsafatan, yaitu Epicurus. Mungkin dan kiranya semua tahu tentang teori “dari obyek ke subyek” yang merupakan sebuah bangunan filosofis dari Epicurus itu sendiri. Dia menyatakan bahwa obyek adalah film, image dan sejenisnya yang menampakkan diri pada kita dengan berbagai sisinya. Selain itu, saya juga mencoba menghadirkan sebuah kutipan dari Husserl “membiarkan apa yang memperlihatkan diri itu dilihat dari dirinya sendiri dengan cara memperlihatkan diri dari dirinya sendiri”.
*****
Si gadis berkacamata, jauh hari sebelumnya menampakkan dirinya di depan mata yang masih kosong akan sosok dan makna. Apa dan siapa menjadi jin dan setan yang berjanji menggoda manusia.
Entah takdir atau apa lah namanya, pertemuan dan keakraban terjalin lewat sebuah tugas kelompok yang diberikan oleh salah seorang dosen.

Dan entah apalah namanya, pertemuan itu mampu menghadirkan dunia bayang-bayang, angan-angan dan intuisi yang menyibukkan diri untuk menghibur dengan gambaran-gamaran senyumnya. Sehingga kata-kata mudah tercipta bagaikan kilat menyambar otak dan akal, yaitu dengan serentak tanpa basa-basi. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar