Kini
dan hari ini aku bertanya-tanya siapa Aku? Hingga mampu diluluh lantahkan
olehmu begitu dalam kesela-sela “ke-Aku-an-Ku”. Padahal tak terbesit sebelumnya
dalam benak dan pikir ku akan terjadi. Mungkin inilah suratan atau yang
digariskan oleh Kuasa Super alam.
Mar’ah,
apalah arti seorang saya yang hanya punya harapan namun tak punya bekal untuk
memberimu pengalaman dan kenyamanan. Berbeda dengan dia hingga engkau sangat
menyayanginya. Bahkan itu juga yang tak pernah Aku pikirkan. Dan mungkin Aku
orang yang kejam karena tidak mengungkapkan dulu kala. Namun tidak, bukan aku
yang kejam. Aku tidak kejam, namun akulah imbas dari kekejamanmu yang begitu
dalam.
Malam
itu, sekitar jam tiga lebih, Aku mengemis dan meminta dikasihani serta
mengharap secuil cintamu padaku. Namun tak ada yang aku dapatkan selain kau
suruh “jaga cinta itu dan rawat dengan baik-baik”. Begitu juga kekhawatiranmu
yang begitu besar takut akan “cinta itu hanya bersifat sesaat saja”. Tidak dan
tidak Mar’ah. Cinta itu aku bangun sudah lama dan aku yakin melebihi cintanya
dia padamu. Hanya saja aku menyikapinya dengan diam. Karena itu proses bagiku. Lantas,
yang aku dapati hari ini hanyalah kekosongan dari sebuah perjuangan yang telah
lama dibangun kokoh dan misteri. Hingga akhirnya terungkap juga dan yang ada
hanyalah senyum tanpa ada respon dari perjuangan itu.
Malam
itu aku masih yakin bahwa cinta itu abadi begitu pula cinta-Ku padamu, walau
takdir tak selalu pasti. Walau engkau masih misteri.
Cukup
sakit yang aku rasakan malam itu, karena engkau telah meruntuhkan segenap pucuk
pengharapanku. Kau lantarkan pemuda ini kesimpang jalan derita cinta. Kau
lantarkan pemuda ini merintih. Kau pula yang telah menelantarkan niat pemuda
ini salah arah.
Kini
aku sadar dan pasrah dengan segenap permintaanmu untuk menjaga cinta suci-Ku
itu. Kau yang meminta, akan aku penuhi. Namun hari ini, akan ku perbaiki semua
niat dan pikir-Ku untuk menebus semua harapan masa laluku. Karena lewat
pengalaman ini, aku sadar, aku tersentuh dan tersentak untuk lebih bangkit
walaupun itu masih sangat berat dan pahit.
19 Juni 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar